Sunday, February 03, 2008

DAK SD/MI Kab. Semarang Meningkat

Pabelan
Dana alokasi khusus (DAK) bagi Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di Kabupaten Semarang tahun 2008 mengalami peningkatan. Jika sebelumnya Kabupaten Semarang hanya mendapat 60 paket DAK, kini meningkat menjadi 80 paket DAK dimana masing-masing paketnya bernilai hampir Rp 293,65 juta.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang, Suharto, saat meresmikan renovasi gedung MI Miftahul Huda di Desa Sumberejo, Kecamatan Pabelan, Sabtu (2/2). Dana tersebut peruntukannya, jelas dia, sama seperti tahun lalu. Yakni untuk pengadaan sarana fisik sekolah senilai Rp 193,65 juta, sisanya untuk pengadaan sarana non fisik termasuk di dalamnya penataan lingkungan sekolah dan peningkatan sarana pendukung pendidikan.
Suharto mengungkapkan hingga akhir tahun 2007, hampir seluruh sekolah yang mendapat paket DAK telah menyelesaikan pekerjaannya. Hanya tersisa tiga sekolah yang belum menyelesaikannya. Dinas pendidikan, jelas dia, memberikan kelongaran waktu hingga pertengahan Feburari ini kepada pihak sekolah untuk menyelesaikan pekerjaan yang dibiayai DAK. ”Jika tidak, akan kita kenakan sanksi,” tukasnya.
Terkait kasus ambrolnya atap Gedung SDN Kebonagung 1 yang pembangunannya dibiaya DAK beberapa waktu lalu, Suharto mengaku pihaknya telah mengadakan musyawarah untuk memperbaikinya. Termasuk pemanfaatan kayu sebagai rangka atap menggantikan rangka baja ringan yang digunakan sebelumnya. Ia berharap, kasus serupa tidak akan kembali terjadi di kemudian hari.
Sementara itu, renovasi gedung MI Miftahul Huda telah menghabiskan dana Rp 307 juta yang diperolehda dari DAK dan swadaya masyarakat. Menurut Kepala MI Miftahul Huda, Mukri Badul Hadi, bangunan tersebut kali terakhir direnovasi pada tahun 1993 lalu. Saat ini MI Miftahul Huda menampung 136 siswa dan 11 guru. | espos

No comments: